
Umat Stasi Lewouran, Paroki Lewotobi: Sukacita dalam Persekutuan pada Pesta Pelindung Stasi
STASI LEWOURAN – Kegembiraan dalam iman membingkai situasi umat stasi St.Petrus Lewouran, Paroki St. Yosef Lewotobi, Senin, 29 juni 2026. Ratusan umat berdatangan memenuhi gereja merayakan pesta peringatan St. Petrus sebagai pelindung stasi dan St. Paulus. Perayaan kudus yang berlangsung dari pukul 08.25-10.05 Dipimpin langsung oleh RD. Moses Watan Boro sebagai pastor paroki dan di dampingi oleh Diakon Romanus Tubo Ola serta Fr. Ichal.

Dalam homilinya, RD. Moses mengajak umat sekalian untuk meneladani St. Petrus dan Paulus sebagai guru besar dalam Gereja Katolik yang telah mampu menjadi penyalur rahmat bagi semua orang. Romo menegaskan bahwa eksistensi Petrus dan Paulus bukan lahir dari kesempurnaan melainkan dari kelemahan yang kemudian dimampukan oleh Tuhan karena keduanya berani memberikan diri kepada-Nya dan disempurnakan dengan kesetiaan dalam memanggul salib kehidupan.

Usai misa, dalam bingkai kebersamaan, narasi kasih masih terus berlanjut di tempat yang sama dalam kehangatan perbincangan bersama umat. Di atas tema: “Kemandirian dalam Hidup Menggereja”, sambil bercermin pada spirit St. Petrus, diskusi hangat itu membahas tiga ranah esensial, yakni Personal, Finansial dan Spiritual. Umat sangat antusias dalam mengikuti diskusi, yang ditunjukkan melalui sejumlah sorotan terkait kehidupan umat di stasi St. Petrus Lewouran, dan berbagai pertanyaan yang disampaikan.

Dari kebersamaan yang telah berjalan harapannya adalah kasih tidak saja dirayakan dalam perayaan kudus, bercerita dalam ruang diskusi tetapi diwartakan dalam praktik hidup dengan berpedoman pada spirit St. Petrus. (Yoin – KOMSOS Lewotobi)



