
ZIARAH LEGIO MARIA SE-PAROKI SANTO YOSEP LEWOTOBI DI GUA SANTA MARIA ROSA MISTIKA RIANGBUNGA: MENEGUHKAN IMAN DAN SEMANGAT PELAYANAN
Riangbunga, 30 Mei 2026
RIANGBUNGA-Suasana penuh khidmat, sukacita, dan persaudaraan mewarnai kegiatan Ziarah Legio Maria se-Paroki Santo Yosep Lewotobi yang berlangsung di Gua Santa Maria Rosa Mistika Riangbunga pada Sabtu, 30 Mei 2026. Seluruh anggota Legio Maria dari keenam stasi di Paroki Santo Yosep Lewotobi hadir dengan penuh antusias untuk mengambil bagian dalam kegiatan rohani yang bertujuan memperdalam devosi kepada Bunda Maria serta memperkuat semangat pelayanan sebagai legioner. Kegiatan ziarah diawali dengan doa bersama yang dilanjutkan dengan mendengarkan Sabda Tuhan. Dalam suasana hening dan penuh penghayatan, para peserta diajak untuk membuka hati terhadap kehendak Allah yang terus berkarya dalam kehidupan umat beriman melalui teladan hidup Bunda Maria.

Sesi foto bersama para Legioner
Setelah mendengarkan Sabda Tuhan, Ibu Maria Adelgonda membawakan renungan yang meneguhkan seluruh peserta. Dalam refleksinya, ia menekankan bahwa Bunda Maria pantas dihormati karena dipilih secara istimewa oleh Allah untuk menjadi Bunda Tuhan kita Yesus Kristus, Juru Selamat manusia. Maria memperoleh tempat yang luhur dalam karya keselamatan karena kesediaannya untuk menerima dan melaksanakan kehendak Allah dengan penuh ketaatan. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keibuan Maria dalam tata rahmat berlangsung terus tanpa putus. Dimulai dari persetujuannya saat menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel, kesetiaan Maria terus terpelihara tanpa keraguan hingga ia berdiri di kaki salib Putranya. Karena itu, Maria tetap menjadi ibu yang mendampingi dan mendoakan umat beriman dalam perjalanan hidup mereka menuju keselamatan.
Dalam renungan tersebut, Ibu Maria Adelgonda juga mengajak seluruh legioner untuk menghayati tiga sikap penting dalam penghormatan kepada Bunda Maria. Pertama, memuji Maria atas karya agung Allah yang terlaksana dalam dirinya. Kedua, mencontohi Maria dalam ketaatan, kerendahan hati, dan kesetiaannya kepada Tuhan. Ketiga, memohon pengantaraan Maria agar senantiasa dibimbing kepada Putranya, Yesus Kristus. Kegiatan ziarah ini turut dihadiri oleh Frater TOP, para legioner baik bapak-bapak maupun mama-mama dari keenam Stasi mulai dari Stasi Nobo sampai Lewouran, serta sejumlah anak-anak yang dengan penuh semangat mengambil bagian dalam seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran berbagai kelompok usia menunjukkan bahwa semangat Legio Maria terus hidup dan berkembang di tengah umat Paroki Santo Yosep Lewotobi.

Para Legio Se-paroki St. Yosef Lewotobi sedang berdoa di depan Gua Maria Rosa Mistika Riangbunga
Setelah sesi renungan, Frater TOP diminta memberikan peneguhan kepada seluruh legioner yang hadir. Dalam sambutannya, ia mengharapkan agar para anggota Legio Maria dapat menjadi penggerak kehidupan menggereja di setiap stasi dan Komunitas Basis Gerejani (KBG).
“Legio Maria hendaknya menjadi kekuatan yang membantu pastor paroki dalam menyukseskan berbagai program pastoral. Para legioner dipanggil menjadi penggerak yang mengajak umat untuk semakin aktif mengikuti Perayaan Ekaristi, doa-doa bersama, serta berbagai kegiatan Gereja demi pertumbuhan iman umat,” ungkapnya.
Selain itu, Frater TOP juga menegaskan pentingnya menjaga semangat persaudaraan dan persekutuan di antara para anggota Legio Maria. Menurutnya, kesetiaan dalam hidup berkomunitas menjadi modal utama untuk mengembangkan Legio Maria sebagai wadah pembinaan iman dan pelayanan yang semakin kokoh di Paroki Santo Yosep Lewotobi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kekeluargaan. Setelah sesi peneguhan, para peserta mengikuti dialog bersama yang berlangsung hangat dan terbuka. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai kenangan atas perjumpaan iman yang penuh berkat tersebut. Ziarah Legio Maria se-Paroki Santo Yosep Lewotobi ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, memperdalam devosi kepada Bunda Maria, serta meneguhkan semangat kerasulan para legioner. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak umat yang terdorong untuk bergabung dalam Legio Maria dan bersama-sama terlibat aktif dalam melanjutkan karya misi Yesus Kristus di tengah Gereja dan masyarakat. Dengan semangat Maria yang taat dan setia, para legioner diharapkan terus menjadi saksi Kristus yang hidup, menghadirkan kasih, harapan, dan pelayanan bagi sesama di mana pun mereka berada. (Komsos Lewotobi)



