
SMP Katolik Ilebura Lepas 51 Siswa Kelas IX, Siap Berlayar Menuju Pelabuhan Impian
Lewotobi – Selas, 02 Juni 2026 – Suasana haru dan penuh syukur mewarnai acara pelepasan siswa-siswi kelas IX SMP Katolik Ilebura yang berlangsung meriah bersama orang tua murid, unsur pemerintah, tokoh gereja, komite sekolah, serta seluruh keluarga besar sekolah. Sebanyak 51 siswa secara resmi dinyatakan lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ilebura, Kepala Desa Lewotobi, Ketua Komite Sekolah, Pastor Paroki, Kepala Sekolah, beserta para guru, orang tua murid, dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pastor Paroki St Yosep Lewotobi, RD Moses Watan Boro, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat sekolah menengah pertama. Ia mengajak para lulusan untuk terus menggantungkan cita-cita setinggi langit dan tetap tekun dalam belajar serta berdoa.
“Tiga tahun kalian telah belajar banyak hal; belajar ilmu pengetahuan, membangun relasi pertemanan, mengatasi masalah, bangkit dari kegagalan, dan berbagai pengalaman lainnya. Semoga semua yang telah kalian peroleh membentuk karakter yang baik sehingga kelak menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga, masyarakat, dan Gereja,” ujarnya.
Pastor juga menegaskan bahwa sekolah yang berkarakter Katolik harus mampu melahirkan generasi yang siap melayani. Ia berharap dari angkatan ini akan lahir pastor, suster, dan pemimpin masa depan yang membanggakan keluarga serta daerah asal mereka.
Selain itu, Pastor menyampaikan apresiasi kepada para guru, komite sekolah, dan orang tua yang selama ini telah memberikan perhatian besar terhadap pendidikan anak-anak. Ia menambahkan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan perdananya sejak memulai tugas sebagai Pastor Paroki yang baru dan berharap kerja sama untuk memajukan pendidikan di wilayah paroki dapat terus ditingkatkan.
“Selamat berlayar menuju pelabuhan impianmu. Banyak gelombang tantangan yang akan dihadapi, maka tetaplah tekun belajar dan jangan lupa berdoa memohon pertolongan Tuhan,” pesannya.

Sementara itu, mewakili Komite Sekolah, Bapak Tarsisius Muda sekaligus Kepala Desa Lewotobi, menyampaikan proficiat kepada para siswa yang akan melanjutkan pendidikan. Ia mendorong para lulusan untuk memanfaatkan keberadaan SMA di wilayah Ilebura sebagai tempat melanjutkan pendidikan sekaligus tetap berada dekat dengan keluarga.
Ia juga mengingatkan pentingnya pembinaan karakter anak-anak di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini. Menurutnya, perhatian orang tua dan lingkungan keluarga sangat penting dalam membentuk karakter yang baik.
Pada kesempatan yang sama, dibacakan pula surat pesan dan kesan dari P. Markus Solo Kwuta, SVD, yang saat ini berada di Vatikan. Dalam suratnya, alumni SMPK Ilebura angkatan tahun 1984 itu menyampaikan salam hangat kepada seluruh keluarga besar sekolah.
“Meskipun jauh, saya tetap dekat dalam hati dan pikiran. Pendidikan sejati bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga rasa ingin tahu yang tidak terbatas. Jangan takut bermimpi dan melangkah. Jalan akan terbuka ketika kalian mulai berjalan,” tulisnya.
Padre Marco juga mengajak para siswa untuk menguasai bahasa asing, memanfaatkan teknologi secara bijak untuk belajar, serta menggunakan fasilitas pendidikan yang telah dibangun demi mendukung masa depan mereka. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada para guru yang terus mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan berharap mereka senantiasa meningkatkan kapasitas profesional.




Dalam sambutannya, Camat Ilebura, Yohanes Kowa Kleden, SST.Par, dengan mengangkat tema pembagian amplop kelulusan “Bertolaklah ke Tempat yang Lebih Dalam.” Ia mengibaratkan kehidupan seperti memancing di laut.
“Kalau memancing di pinggir pantai, ikan yang didapat kecil. Tetapi kalau berani pergi ke laut yang lebih dalam, hasilnya lebih besar. Anak-anak harus berani bermimpi tinggi dan berjuang keras karena kesuksesan tidak pernah jatuh dari langit,” katanya.
Bapak Camat juga mengingatkan para siswa untuk menjaga kepercayaan orang tua dan memanfaatkan berbagai fasilitas pendidikan yang telah tersedia di wilayah Ilebura. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh tempat sekolah, melainkan oleh keuletan, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar.
Sementara itu, Kepala SMP Katolik Ilebura, Paulus Senggo Hokeng, S.Fil menyampaikan rasa bangga karena ini merupakan angkatan pertama yang ia tamatkan sejak mulai bertugas di sekolah tersebut. Ia menegaskan bahwa proses pendidikan tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
“Proses tidak pernah mengkhianati hasil. Pendidikan di sini membentuk manusia yang utuh, baik secara intelektual maupun karakter,” ujarnya.
Kepala sekolah menjelaskan bahwa hasil Tes Kompetensi Akademik menunjukkan capaian yang membanggakan, khususnya pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Ia juga mengapresiasi siswa-siswi yang tinggal di asrama sekolah San Marco karena menunjukkan hasil belajar yang baik.
Pada kesempatan itu, penghargaan diberikan kepada siswa-siswi berprestasi yang meraih hasil terbaik pada bidang akademik Matematika dan Bahasa Indonesia.
Pengumuman kelulusan dibacakan secara resmi berdasarkan hasil rapat dewan guru yang dilaksanakan pada 30 Mei 2026. Penilaian kelulusan tidak hanya didasarkan pada ujian akhir, tetapi juga seluruh proses pembelajaran, ujian teori, dan praktik selama tiga tahun. Dari total 51 siswa kelas IX, seluruhnya dinyatakan lulus 100 persen.
Mewakili seluruh siswa kelas IX, salah satu perwakilan, Yuni Witi, menyampaikan pesan dan kesan yang penuh haru. Ia mengenang perjalanan tiga tahun bersama teman-teman dan para guru.
“Tiga tahun lalu kami datang dengan rasa malu dan penuh keraguan. Hari ini kami berdiri untuk berpamitan dari lembaga yang telah menjadi rumah kedua bagi kami. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu Guru yang telah mendidik kami dengan sabar. Kami juga memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah kami lakukan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang telah berjuang membiayai pendidikan mereka serta kepada teman-teman yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan masa remaja mereka.
Acara pelepasan ditutup dengan acara jabat tangan dan resepsi bersama. Suasana haru tampak ketika para siswa saling berpamitan dan menerima ucapan selamat dari orang tua, guru, serta para tamu undangan. Dengan bekal ilmu, karakter, dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama tiga tahun di SMP Katolik Ilebura, para lulusan diharapkan mampu melangkah pasti menuju masa depan yang lebih cerah dan menjadi generasi yang membanggakan keluarga, Gereja, dan masyarakat. (ASO)



