
Paroki St. Yosep Lewotobi Gelar Kursus Persiapan Perkawinan bagi 16 Pasang Calon Pengantin
LEWOTOBI – Paroki St. Yosep Lewotobi menggelar kegiatan Kursus Persiapan Perkawinan (KPP) pada tanggal 21–24 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 16 pasang calon pengantin yang dengan antusias mengikuti seluruh rangkaian materi sebagai bekal membangun kehidupan rumah tangga Katolik yang kokoh dan berlandaskan iman.
Kegiatan KPP dibuka secara resmi dalam suasana penuh kekeluargaan dan sukacita. Hadir dalam pembukaan tersebut sejumlah narasumber dan tokoh Gereja, di antaranya Rm Ben Belawa Wara dari Komisi Keluarga serta Rm Leo Lewokrore yang turut memberikan dukungan dan motivasi kepada para peserta.

Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP), Lukas Fernandez, dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 60an pasangan suami istri di Paroki St. Yosep Lewotobi yang telah hidup bersama namun belum menerima Sakramen Perkawinan. Karena itu, ia mendorong para peserta KPP agar tidak hanya mempersiapkan diri menuju pernikahan yang sah secara Gereja, tetapi juga menjadi rasul dan teladan bagi pasangan-pasangan lain yang belum diberkati secara sakramental.
“Peserta KPP diharapkan mampu menjadi saksi dan rasul bagi sesama pasangan yang belum menerima Sakramen Perkawinan, sehingga semakin banyak keluarga Katolik yang hidup dalam rahmat sakramen,” ungkapnya.
Sementara itu, Pastor Paroki Rm Moses Watan Boro menyambut hangat seluruh peserta dan mengharapkan agar mereka sungguh-sungguh mengikuti seluruh materi yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan bahwa bahan-bahan yang dipelajari dalam Kursus Persiapan Perkawinan akan menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan keluarga yang harmonis, bertanggung jawab, dan berakar pada nilai-nilai Injil.

“Kursus ini bukan sekadar syarat untuk menikah, tetapi menjadi bekal penting bagi perjalanan hidup keluarga ke depan. Karena itu saya berharap semua peserta fokus mengikuti setiap materi yang diberikan,” pesannya.
Selama empat hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi seputar Perkawinan dalam rencana Allah, Hukum dan Moral Perkawinan, spiritualitas perkawinan Katolik, psiklogi pria dan wanita, relasi dan komunikasi dalam keluarga, kesehatan dalam perkawinan, keluarga dan media sosial, Dokumen Sipil, Liturgi Perkawinan, Managemen Ekonomi Rumah Tangga.

Kegiatan KPP ini diharapkan mampu melahirkan keluarga-keluarga Katolik yang kuat dalam iman, setia dalam cinta kasih, serta mampu menjadi terang dan teladan di tengah masyarakat. (ASO)



