
Rekoleksi Dekenat Larantuka Pererat Persaudaraan dan Teguhkan Semangat Pastoral
Larantuka, 22 Mei 2026 — Para imam, frater, dan bruder yang berkarya di wilayah Dekenat Larantuka mengikuti kegiatan rekoleksi dekenat yang berlangsung pada tanggal 19–22 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Frater Toper Paroki Lewotobi, Fr Ical bersama Pastor Paroki Lewotobi, Rm Moses serta para pelayan pastoral lainnya dari 22 paroki di Dekenat Larantuka dan lembaga-lembaga di dalam dekenat tersebut.
Rekoleksi tahunan ini menjadi momentum penting untuk memperdalam kehidupan rohani sekaligus mempererat persaudaraan di antara para pelayan Gereja. Selama empat hari kegiatan, para peserta mengikuti berbagai agenda rohani seperti renungan pembuka, perayaan Ekaristi, ibadat bersama, makan bersama dan refleksi pastoral.


Selain pendalaman spiritual, rekoleksi juga diisi dengan pembahasan mengenai pelaksanaan program pastoral pada tingkat keuskupan, dekenat, maupun paroki. Dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat pelayanan, para peserta berdiskusi tentang berbagai tantangan pastoral yang dihadapi umat dewasa ini.
Salah satu pokok pembahasan yang mendapat perhatian khusus adalah gerakan penyederhanaan pesta sakramen di tengah umat. Gereja mengajak umat untuk merayakan sakramen secara sederhana namun tetap bermakna, sehingga tidak menimbulkan beban ekonomi bagi keluarga. Bersamaan dengan itu, para peserta juga mendorong gerakan budaya menabung dalam keluarga melalui berbagai lembaga keuangan seperti bank, koperasi, credit union (CU), SILC, dan lembaga keuangan lainnya.
Gerakan tersebut dipandang penting sebagai bagian dari pendidikan ekonomi keluarga demi menciptakan kehidupan umat yang lebih mandiri, bijaksana, dan sejahtera.
Dalam kesempatan rekoleksi ini juga dilaksanakan serah terima kepemimpinan Rumah Dekenat Larantuka dari RD Hendrikus Leni selaku deken lama kepada RD Lukas Laba Erap sebagai deken terpilih yang baru. Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh persaudaraan dan syukur, disaksikan oleh para imam, frater, dan bruder yang hadir.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa semangat baru dalam pelayanan pastoral di wilayah Dekenat Larantuka serta semakin memperkuat kerja sama antarparoki dalam melayani umat.
Momentum rekoleksi ini juga menjadi kesempatan yang berharga untuk membangun dan mempererat persaudaraan di antara imam, frater, dan bruder yang berkarya di wilayah Dekenat Larantuka. Dalam suasana penuh keakraban, para peserta saling berbagi pengalaman pelayanan, memperkuat solidaritas, serta meneguhkan komitmen bersama dalam karya pastoral Gereja.
Melalui kegiatan rekoleksi ini, diharapkan seluruh pelayan pastoral semakin diteguhkan dalam panggilan pelayanan dan mampu menghadirkan semangat persaudaraan serta harapan baru bagi umat di tengah kehidupan masyarakat. (ASO)



